BANJARMASIN – Barito Putera mulai mematangkan persiapan menghadapi dua pertandingan tandang di Liga 2 Championship Indonesia. Di tengah upaya memperbaiki performa tim, Owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, memberi sinyal bahwa evaluasi bersama tim pelatih akan terus dilakukan dalam beberapa pekan ke depan.
Laskar Antasari dijadwalkan menghadapi de Red FC di Surabaya, kemudian melanjutkan pertandingan melawan PSBS Biak di Solo. Setelah menjalani laga pertama, skuad Barito Putera direncanakan tetap berada di Solo untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.
Hasnuryadi menyebut kondisi mayoritas pemain cukup baik untuk menghadapi rangkaian laga tersebut. Berdasarkan komunikasi dengan tim pelatih, hanya Halid yang masih menjalani pemulihan.
“Saya sudah cek ke tim pelatih, katanya tinggal Halid saja yang masih dalam penyembuhan. Yang lain dalam kondisi siap tempur,” ujar Hasnuryadi.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi modal bagi Barito Putera untuk meraih hasil maksimal. Ia menyerahkan keputusan mengenai susunan pemain kepada tim pelatih dan berharap setiap pemain yang mendapat kesempatan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Artinya, siapapun nanti yang dipercaya oleh tim pelatih, mudah-mudahan semuanya menampilkan yang terbaik,” katanya.
Di sisi lain, manajemen tidak mengabaikan kebutuhan pembenahan tim. Hasnuryadi mengungkapkan, komunikasi dengan jajaran pelatih terus dilakukan untuk mengevaluasi berbagai aspek yang dinilai perlu ditingkatkan demi mendongkrak performa Laskar Antasari.
“Kami semua tentunya punya keyakinan, kita sudah bicara banyak dengan tim pelatih dan evaluasi terus dilakukan. Insyaallah dalam minggu-minggu depan akan ada perubahan-perubahan tentunya,” ungkapnya.
Meski membuka peluang adanya perubahan, Hasnuryadi menegaskan setiap langkah yang diambil merupakan hasil pembahasan bersama dan ditujukan untuk kepentingan klub.
“Dan apa pun itu, itu adalah murni keputusan kita bersama, oleh kita untuk Barito Putera,” lanjutnya.
Selain pembenahan teknis, ia menilai kekompakan seluruh elemen klub juga menjadi faktor penting dalam upaya memperbaiki hasil pertandingan. Pemain, pelatih, manajemen, hingga suporter diharapkan memiliki tujuan yang sama dan tidak terjebak dalam sikap saling menyalahkan ketika tim menghadapi kesulitan.
“Jangan saling salah-salahan, dan ego kita harus kita tekan. Kita berharap dengan satu kesatuan tersebut, Barito Putera bisa bangkit dan kembali ke trek juara untuk kembali ke Liga 1,” tegasnya.
Hasnuryadi juga mengajak masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya para pendukung Barito Putera, untuk terus memberikan doa dan dukungan kepada tim. Menurutnya, semangat dari suporter menjadi bagian penting dalam perjuangan klub mengejar target promosi.
“Mudah-mudahan bisa mewujudkan cita-cita kita bersama kembali ke Liga 1. Amin Allahuma amin, terima kasih,” pungkasnya.
Dengan evaluasi yang terus berjalan dan dua laga tandang di depan mata, Barito Putera diharapkan mampu menunjukkan perkembangan positif serta menjaga peluang untuk kembali bersaing menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (DA)















