BANJARMASIN — Upaya evakuasi korban KM Virgo Transport 8 terus diperkuat dengan dukungan jalur udara. Setelah satu korban kembali ditemukan di dalam badan kapal, Basarnas menyiapkan proses evakuasi menggunakan Helikopter HR 3601 dengan teknik hoisting rescue net, Minggu (20/9/2026).
Korban ditemukan penyelam Basarnas Special Group (BSG) pada pukul 14.14 WITA saat melakukan penyisiran di dalam badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Setelah berhasil dievakuasi dari dalam kapal, korban dibawa oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, korban direncanakan dievakuasi melalui jalur udara menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas. Proses pengangkatan menggunakan teknik hoisting rescue net untuk memindahkan korban dari kapal menuju helikopter.
Kepala Basarnas M. Syafii mengatakan, seluruh unsur SAR masih bekerja maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan.
“Penemuan satu korban hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Syafii.
Ia menegaskan, setiap korban yang ditemukan menjadi tanggung jawab tim untuk dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
“Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga,” lanjutnya.
Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih terus dilanjutkan. Basarnas bersama unsur SAR Gabungan mengoptimalkan kekuatan penyelam, sarana laut serta dukungan udara untuk menyisir area sekitar lokasi kapal tenggelam.
Penemuan satu korban tersebut kembali menambah upaya tim dalam menjawab harapan keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar anggota keluarganya.














