BANJARMASIN — Kerukunan antarumat beragama di Kota Banjarmasin diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Tak hanya doa bersama lintas agama, kegiatan harmoni kebersamaan juga diisi aksi solidaritas, donor darah hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Minggu (20/9/2026), tersebut merupakan arahan Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, seluruh kegiatan sengaja dikemas dalam satu agenda untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang sekaligus menghadirkan manfaat sosial.
“Semua ini dikemas dalam satu acara, yang diinginkan Wali Kota dan seluruh pelaksana, agar dapat dilaksanakan bersama-sama,” ungkap Tezar.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah doa bersama yang melibatkan enam agama, yakni Islam, Buddha, Hindu, Protestan, Katolik dan Konghucu.
“Atas arahan Wali Kota Banjarmasin, kegiatan utama hari ini adalah doa bersama lintas agama. Dari enam agama, yakni Islam, Buddha, Hindu, Protestan, Katolik dan Konghucu, semuanya melaksanakan doa dan diikuti oleh seluruh peserta,” jelasnya.
Selain menjadi ruang kebersamaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menggalang solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana. Peserta turut diajak berpartisipasi dalam penggalangan dana sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilengkapi dengan jalan santai, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Berbagai agenda tersebut memperlihatkan bahwa semangat toleransi tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan antarumat beragama, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
Tezar menilai kegiatan bersama tersebut sekaligus menjadi gambaran kehidupan masyarakat Banjarmasin yang dapat menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.
“Ini menunjukkan bahwa Kota Banjarmasin sangat harmonis dan memiliki toleransi beragama yang sangat tinggi,” katanya.
Ia berharap kegiatan harmoni kebersamaan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, baik melalui penguatan kerukunan maupun aksi sosial yang dilaksanakan.
“Semoga dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Banjarmasin secara umum dan masyarakat luas pada umumnya,” pungkas Tezar.















