BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkap seluruh jenazah korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan hingga Selasa (15/9/26) berhasil dilakukan identifikasi.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Khamid mengatakan total terdapat enam jenazah yang masuk ke Pos Ante Mortem RS Bhayangkara Banjarmasin dan seluruhnya telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).
“Korban meninggal dunia yang telah dilakukan identifikasi jumlahnya ada enam. Kemarin satu sudah kita berangkatkan. Sementara terbaru kita sudah melakukan identifikasi kepada lima orang,” jelas Nur Khamid saat konferensi pers di RS Bhayangkara Banjarmasin, Selasa (15/9/26) malam.
Secara rinci, Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Much Sofwan menjelaskan, lima orang jenazah yang baru berhasil diidentifikasi, yakni PM 002 atas nama Nuru Rizal Jaya, laki-laki 33 tahun asal Pamekasan, Jawa Timur.
Kemudian PM 003 teridentifikasi sebagai Deni Rijal Saputra, laki-laki 26 tahun asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Selanjutnya PM 004 teridentifikasi sebagai Iwan Imam Suparno, laki-laki berusia sekitar 50-60 tahun asal Surabaya, Jawa Timur.
Jenazah PM 005 teridentifikasi sebagai Erik Maosul Nabi, laki-laki 35 tahun asal Garut, Jawa Barat. Sementara PM 006 teridentifikasi sebagai Risa Kurnia Putra, laki-laki 28 tahun asal Garut, Jawa Barat.
“Sehingga total jumlah jenazah yang sudah teridentifikasi sampai hari ini, Selasa 15 September 2026 adalah berjumlah enam jenazah,” ujar Much Sofwan.
Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidajati menambahkan, tim DVI diturunkan untuk membantu proses identifikasi korban insiden KM Virgo Transport 8.
Menurutnya, proses identifikasi sejauh ini dapat dilakukan relatif cepat karena kondisi jenazah yang ditemukan masih memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan sidik jari dan pencocokan dengan data kependudukan.
Namun, kondisi jenazah dikhawatirkan dapat mengalami perubahan seiring waktu sehingga proses identifikasi ke depan berpotensi membutuhkan waktu lebih lama.
Karena itu, Wahyu meminta keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan belum ditemukan untuk segera melapor ke posko Antem Mortem yang tersedia.
Pelaporan dapat dilakukan melalui posko Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat maupun posko Polda di wilayah masing-masing.
Adapun secara keseluruhannya, Polri menyampaikan hingga saat ini total ada sebanyak 133 keluarga telah melaporkan kehilangan anggota keluarganya setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Laporan tersebut terdiri dari 88 keluarga di wilayah Polda Kalsel, 43 keluarga di Polda Jatim, dan dua keluarga di Polda Jateng. Data tersebut dihimpun dari laporan yang masuk ke kepolisian di tiga wilayah tersebut. (Ilh)
















