Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
No Result
View All Result
Informasibanjarmasin.com - Habar Banua Kalimantan
No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial
Home KALTENG

24 Satwa Liar Diselamatkan dari Dampak Karhutla di Kalbar, 15 di Antaranya Orangutan

Editor by Editor
September 11, 2026
Reading Time: 3 mins read
0
24 Satwa Liar Diselamatkan dari Dampak Karhutla di Kalbar, 15 di Antaranya Orangutan

Tim gabungan Balai KSDA Kalimantan Barat bersama mitra konservasi saat melakukan penyelamatan satwa liar terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

KETAPANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengancam permukiman dan kualitas udara, tetapi juga menghilangkan ruang hidup satwa liar.

Kondisi tersebut membuat sejumlah orangutan di Kalimantan Barat keluar dari habitatnya dan ditemukan di sekitar kebun masyarakat.

Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Barat bersama mitra konservasi melakukan penyelamatan terhadap satwa yang terdampak kondisi tersebut.

“Upaya penyelamatan satwa adalah bentuk nyata komitmen Kementerian Kehutanan dalam menjaga kelestarian satwa liar dan ekosistem Indonesia,” demikian penegasan Kementerian Kehutanan dalam upaya penanganan satwa terdampak karhutla.

Selama periode 1 Agustus hingga 10 September 2026, sebanyak 24 individu satwa liar berhasil diselamatkan dari 18 lokasi yang tersebar di tiga kabupaten di Kalimantan Barat.

Satwa yang diselamatkan terdiri atas 15 orangutan, enam trenggiling, satu bekantan, satu kukang, dan satu musang tenggalung. Penyelamatan dilakukan bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dan pihak terkait lainnya.

Kondisi habitat yang rusak akibat karhutla menjadi salah satu alasan tim harus melakukan evakuasi terhadap satwa yang berada di lokasi terdampak.

“Penanganan satwa dilakukan melalui operasi patroli serta menerima laporan masyarakat melalui call center,” jelas Kementerian Kehutanan.

BACA JUGA

Tiga Pekerja Hilang di Hutan Kapuas Ditemukan Selamat Setelah Berjalan 28 Kilometer

Dua Jam Berjibaku, Tim SAR Berhasil Evakuasi Warga dari Kepungan Karhutla

Masuki Musim Kemarau, Kalteng Maksimalkan Patroli Karhutla di Wilayah Rawan

Laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi penting bagi petugas untuk mengetahui keberadaan satwa liar yang berada di lokasi yang tidak lagi aman akibat kebakaran.

Salah satu penyelamatan terbaru dilakukan terhadap induk dan anak orangutan di Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

Kedua orangutan tersebut sebelumnya dilaporkan masyarakat berada di sekitar kebun. Setelah dilakukan pemantauan, tim menemukan habitat di sekitar lokasi telah terdampak karhutla sehingga tidak lagi menyediakan tutupan hutan yang memadai bagi keduanya.

“Pada 3 September 2026, tim melakukan rescue dan berhasil mengevakuasi dua individu orangutan,” demikian keterangan Kementerian Kehutanan mengenai proses penyelamatan tersebut.

Kedua orangutan itu bernama Mama Man, betina dewasa berusia sekitar 20 tahun, dan anaknya Man, jantan yang diperkirakan berusia sekitar tujuh bulan.

Setelah dievakuasi, keduanya dititiprawatkan sementara di Pusat Rehabilitasi YIARI untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Penyelamatan kembali dilakukan sehari setelahnya di Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara. Empat individu orangutan ditemukan berada di sekitar kebun masyarakat dan kemudian menjadi sasaran evakuasi tim.

“Pada 4 September 2026, setelah melalui proses pemantauan dan pencarian sejak dini hari, tim berhasil melakukan rescue terhadap empat individu orangutan,” ungkap Kementerian Kehutanan.

Keempat orangutan tersebut masing-masing bernama Noval, Nopan, Mamak Novi, dan Novi. Seluruhnya kemudian dititiprawatkan sementara di Pusat Rehabilitasi YIARI.

Penanganan di pusat rehabilitasi dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan satwa sekaligus memberikan perawatan, rehabilitasi, dan pemantauan sebelum ditentukan langkah berikutnya.

“Penitipan sementara dilakukan sampai kondisi karhutla di sekitar habitat dinyatakan aman,” demikian keterangan Kementerian Kehutanan.

Artinya, satwa yang telah dievakuasi tidak serta-merta dipindahkan secara permanen dari habitatnya. Pemerintah masih membuka kemungkinan untuk mengembalikan orangutan ke alam setelah kondisi lingkungan dinilai aman dan memenuhi persyaratan.

Pelepasliaran nantinya akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan serta rekomendasi teknis dari pihak berwenang. Kondisi habitat menjadi salah satu faktor penting sebelum orangutan dikembalikan ke kawasan alaminya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi teknis, orangutan akan dilakukan pelepasliaran kembali ke habitatnya apabila kondisi telah memungkinkan,” jelas Kementerian Kehutanan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla juga harus memperhitungkan dampaknya terhadap satwa liar. Ketika tutupan hutan terbakar dan sumber daya di habitat berkurang, satwa berpotensi bergerak mendekati kawasan yang dihuni atau dimanfaatkan masyarakat.

Karena itu, Kementerian Kehutanan bersama mitra konservasi terus melakukan patroli, pemantauan, serta membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan keberadaan satwa liar yang terdampak karhutla.

Penyelamatan 24 individu satwa liar selama lebih dari satu bulan menjadi bagian dari upaya menjaga satwa sekaligus mencegah konflik antara satwa liar dan manusia selama kondisi habitat belum sepenuhnya pulih.

Tags: BKSDA KalbarHabitat SatwaKalimantan BaratKarhutlaKonservasiOrangutanPenyelamatan SatwaSatwa LiarYIARI
ShareTweetSend
Editor

Editor

BACA JUGA

Tiga Pekerja Hilang di Hutan Kapuas Ditemukan Selamat Setelah Berjalan 28 Kilometer
KALTENG

Tiga Pekerja Hilang di Hutan Kapuas Ditemukan Selamat Setelah Berjalan 28 Kilometer

September 1, 2026
Dua Jam Berjibaku, Tim SAR Berhasil Evakuasi Warga dari Kepungan Karhutla
KALTENG

Dua Jam Berjibaku, Tim SAR Berhasil Evakuasi Warga dari Kepungan Karhutla

Agustus 28, 2026
Masuki Musim Kemarau, Kalteng Maksimalkan Patroli Karhutla di Wilayah Rawan
KALTENG

Masuki Musim Kemarau, Kalteng Maksimalkan Patroli Karhutla di Wilayah Rawan

Juli 23, 2026
Operasi SAR di Danau Sababilah Berakhir, Korban Ditemukan 20 Meter dari Lokasi Kejadian
KALTENG

Operasi SAR di Danau Sababilah Berakhir, Korban Ditemukan 20 Meter dari Lokasi Kejadian

Juni 29, 2026
Korban Kelotok Tenggelam di Sungai Batang Kawa Ditemukan, Operasi SAR Ditutup
KALTENG

Korban Kelotok Tenggelam di Sungai Batang Kawa Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Juni 25, 2026
Tim SAR Tutup Operasi Pencarian Endang Suarman di Kawasan Hutan Bukit Batu
Basarnas Kalteng

Tim SAR Tutup Operasi Pencarian Endang Suarman di Kawasan Hutan Bukit Batu

Mei 12, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan Untuk Anda

Pasar Murah Perdana 2026 di Desa Tundi Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Pasar Murah Perdana 2026 di Desa Tundi Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Januari 6, 2026
150 Pengelola Perpustakaan Ikuti Bimtek Dispersip Banjarmasin, Siap Hadapi Instrumen Akreditasi Baru

150 Pengelola Perpustakaan Ikuti Bimtek Dispersip Banjarmasin, Siap Hadapi Instrumen Akreditasi Baru

April 8, 2026
Pojok Kesejahteraan Sosial Resmi Hadir di Posyandu Pabahanan untuk PPKS di Tanah Laut

Pojok Kesejahteraan Sosial Resmi Hadir di Posyandu Pabahanan untuk PPKS di Tanah Laut

September 11, 2024

Berita Populer

  • Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    Pantai Mattone, Kusan Hilir Jadi Primadona Baru Wisatawan Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Mangrove hingga Perubahan Iklim, Seminar Dendrophile SMA Insan Madani Gaungkan Aksi Nyata Lingkungan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galing; Gulma di Pagar Rumah Anda yang Berharga dari Obat di Apotek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Program Lanjutan ULM, Warga Telaga Biru Kembali Dibekali Pengelolaan Sampah dan Ecobrick

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Pengabdian Masyarakat BIMA ULM Serahkan Mesin Pencacah Plastik ke Bank Sampah Baiman Cempaka Raya, Dorong Pengelolaan Sampah Jadi Bernilai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Informasibanjarmasin.com – Habar Banua Kalimantan

InformasiBanjarmasin.com adalah media online yang menyajikan berita dan informasi terkini, akurat, serta berimbang seputar Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Indonesia secara umum.

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Terms of Service
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap

© 2026 - Informasi Banjarmasin

No Result
View All Result
  • Home
  • Banjarmasin
  • DAERAH
  • Nasional
  • Hukum
  • Ekonomi Bisnis
  • Politik
  • Advertorial

© 2026 - Informasi Banjarmasin

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In