Awayan – Posyandu Apel Desa Sei Pumpung, Kecamatan Awayan, mendapat pembinaan menjelang Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 pada Kamis (2/4/2026).
Pembinaan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan sebagai upaya meningkatkan kesiapan Posyandu dalam memenuhi indikator penilaian lomba.
JF Penggerak Swadaya Masyarakat Kabupaten Balangan, Syarif Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi regulasi terkait pelaksanaan Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ia menjelaskan sosialisasi tersebut mengacu pada Permendagri Nomor 13 tentang Posyandu dengan enam SPM sebagai bagian dari persiapan menghadapi lomba tingkat provinsi.
Menurutnya, Posyandu Apel Desa Sei Pumpung sebelumnya berhasil meraih juara pertama tingkat Kabupaten Balangan sehingga berhak mewakili daerah pada ajang tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara itu, narasumber dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Balangan, Rayani, menyampaikan materi pembinaan difokuskan pada penguatan peran kelembagaan dan kader Posyandu dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan materi yang diberikan mencakup tugas dan fungsi kelembagaan Posyandu serta implementasi enam SPM, termasuk langkah pelaksanaan ke depan.
Rayani menambahkan enam Standar Pelayanan Minimal Posyandu meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial yang menjadi indikator penilaian pelayanan di tingkat desa.
Di sisi lain, Camat Awayan, Muhammad, menyampaikan Posyandu merupakan layanan dasar yang sangat dekat dengan masyarakat mulai dari balita, remaja, hingga lanjut usia.
Ia berharap pelayanan Posyandu dapat semakin efektif serta mampu mendeteksi berbagai permasalahan di masyarakat sejak dini.
Melalui pembinaan tersebut, Posyandu Apel Desa Sei Pumpung diharapkan mampu memenuhi seluruh indikator penilaian lomba dan menjadi contoh Posyandu yang aktif, inovatif, serta berdaya guna dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat desa. (Rv)
















