BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menegaskan komitmennya terhadap transparansi pengelolaan anggaran setelah muncul sorotan publik terkait pengadaan susu dan buah-buahan senilai Rp229.048.800 pada kegiatan Kerumahtanggaan Wakil Kepala Daerah.
Melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah, Pemko Banjarmasin memastikan anggaran yang belum digunakan dalam pengadaan tersebut telah dikembalikan ke kas daerah.
Plt Kepala Bagian Umum Setda Kota Banjarmasin, Ahmad Zazuli, mengatakan penganggaran itu sejatinya merupakan bagian dari perencanaan kebutuhan operasional kedinasan yang disusun setiap tahun.
Ia menjelaskan, seluruh usulan anggaran disiapkan berdasarkan kebutuhan kegiatan pimpinan daerah serta tugas pokok dan fungsi bagian umum sebagai perangkat pendukung pemerintahan.
Menurut Ahmad Zazuli, pengalokasian anggaran tidak otomatis berarti seluruh dana akan dibelanjakan. Penggunaan anggaran tetap menyesuaikan kebutuhan riil kegiatan selama satu tahun berjalan.
“Apabila tidak digunakan atau tidak terealisasi, maka anggaran tersebut tetap berada di kas daerah dan tidak dibelanjakan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pimpinan Pemerintah Kota Banjarmasin telah meminta seluruh proses pengelolaan anggaran dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan yang berlaku.
Di sisi lain, Pemko Banjarmasin menyebut apabila terdapat sebagian barang yang sudah lebih dulu direalisasikan, maka produk berupa susu dan buah-buahan akan disalurkan kepada masyarakat rentan dan warga yang membutuhkan.
Langkah itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial agar barang yang telah dibeli tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi perhatian serta masukan dari masyarakat. Kritik dan pengawasan publik menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Ahmad Zazuli.
Pemko Banjarmasin berharap masyarakat terus ikut mengawasi jalannya pemerintahan sehingga pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran daerah dapat berjalan tepat sasaran, akuntabel, dan memberi manfaat luas bagi warga.














