BANJARMASIN – Sembilan pemain muda kini menghuni skuad utama PS Barito Putera. Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan Laskar Antasari dalam menyiapkan regenerasi pemain sekaligus menjaga keberlanjutan tim di masa mendatang.
Terbaru, Barito Putera menambah tiga pemain U-20, yakni Amiruddin, Arya Satya Saputra dan Reviani. Ketiganya resmi menandatangani kontrak bersama klub pada Rabu (9/9/2026) sore.
Dengan tambahan tersebut, Barito Putera kini memiliki sembilan pemain yang masuk kategori U-20 dalam skuad utama. Komposisi ini sekaligus membuat klub memenuhi kebutuhan regulasi kompetisi Championship musim ini.
Owner PS Barito Putera, H. Hasnuryadi Sulaiman mengatakan, keberadaan pemain muda di dalam skuad tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban mengikuti aturan kompetisi.
Menurutnya, regulasi memang menjadi salah satu pertimbangan dalam perekrutan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana para pemain muda tersebut mendapatkan ruang untuk berkembang dan menjadi bagian dari masa depan Barito Putera.
“Ya, kita tahu regulasi untuk championship ini mengharuskan kita memainkan dua pemain di bawah usia 20 tahun dan harus full selama 90 menit. Jadi, kita diwajibkan juga minimal 8 yang didaftarkan. Ini insyaallah sudah lebih ya, sudah 9,” ujar Hasnuryadi usai penandatanganan kontrak.
Ia menjelaskan, keputusan menambah pemain U-20 telah dibahas bersama jajaran pelatih dan tim kepelatihan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi tim sekaligus membuka kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan di level profesional.
Hasnuryadi juga menegaskan bahwa pembinaan pemain muda merupakan bagian dari identitas Barito Putera yang ingin terus dipertahankan. Tradisi tersebut, kata dia, merupakan bagian dari warisan yang ditinggalkan orang tuanya selaku pendiri klub.
“Jadi kita ingin apa yang menjadi tradisi, apa yang menjadi legasi dari almarhum abah dan mama, kami keturunan-turunannya ingin melanjutkannya tentunya dengan membina para pemain terbaik,” tuturnya.
Tiga pemain yang baru dikontrak pun memiliki jalur pembinaan yang berbeda. Amiruddin datang dari Makassar setelah sebelumnya memperkuat EPA PSM Makassar. Bergabung dengan Barito Putera menjadi langkah pertamanya memasuki sepak bola profesional.
Sementara itu, Reviani merupakan pemain asal Kalimantan Selatan yang sebelumnya menjadi bagian dari EPA Barito Putera. Penampilannya di level junior kemudian membuka jalan baginya untuk naik ke skuad utama.
Adapun Arya Satya Saputra juga merupakan talenta asal Kalimantan Selatan yang kini memasuki musim keduanya bersama Barito Putera.
Bagi Amiruddin, kontrak tersebut menjadi awal baru dalam perjalanan kariernya. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan untuk naik dari level pembinaan menuju kompetisi profesional.
“Alhamdulillah bisa baru kali ini bisa bergabung ke tim profesional seperti PS Barito Putera. Ini awal karier saya di sepak bola profesional,” kata Amiruddin.
Pengalaman bermain di EPA disebutnya menjadi bekal untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi. Ia pun memasang target untuk terus berkembang hingga mendapat kepercayaan memperkuat tim utama secara reguler.
“Ya karena sebelumnya bermain di EPA, ya kemungkinannya bisa meningkatkan lagi permainan ke tingkat yang lebih atas lagi. Target ke depannya ya semoga ke depannya bisa bermain lebih baik dan bisa masuk ke tim utama,” pungkasnya.
Kehadiran sembilan pemain U-20 di skuad utama pun membuka peluang lebih besar bagi Barito Putera untuk memberikan pengalaman kompetitif kepada talenta muda. Di saat yang sama, klub berharap pembinaan tersebut dapat melahirkan pemain yang nantinya bukan hanya menjadi andalan Laskar Antasari, tetapi juga mampu menembus level Tim Nasional Indonesia.















