BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan insan media siber guna memperkuat penyebaran informasi publik yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, saat menerima audiensi jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Sekda Pemko Banjarmasin, Kamis (16/7/2026). Pertemuan itu berlangsung mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR.
Dalam pertemuan tersebut, Ichrom menilai media memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dengan masyarakat. Karena itu, sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendukung penyampaian berbagai program pembangunan secara lebih luas dan tepat sasaran.
“Pemerintah Kota Banjarmasin terbuka untuk terus bersinergi dengan SMSI. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat penyebaran informasi yang objektif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua SMSI Kalimantan Selatan, Anang Fadilah, mengatakan audiensi tersebut menjadi langkah untuk mempererat komunikasi antara organisasi media siber dengan pemerintah daerah sekaligus memperkuat kemitraan dalam menyampaikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
“SMSI Kalsel berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Kami ingin membangun sinergi yang positif agar media siber dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas informasi di ruang digital,” katanya.
Menurut Anang, hubungan yang baik antara pemerintah dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan dan program pembangunan.
Melalui audiensi tersebut, kedua belah pihak berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Selain mendukung penyebaran informasi publik yang profesional, kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat upaya menangkal hoaks dan mewujudkan ekosistem media siber yang sehat di Kalimantan Selatan.















