BALANGAN – Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi menegaskan bahwa Duta Generasi Berencana (Genre) bukan sekadar ajang memilih remaja berprestasi, tetapi menjadi wadah mencetak generasi muda yang berkarakter, memiliki tujuan hidup yang jelas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Grand Final Pemilihan Duta Genre Kabupaten Balangan 2026 di Mahligai Mayang Maurai, Paringin, Sabtu (11/7/2026).
Menurut Fauzi, para finalis yang mengikuti ajang tersebut diharapkan mampu menjadi teladan bagi remaja lainnya dengan mengedepankan pola hidup sehat, menjauhi perilaku berisiko, serta aktif mengedukasi lingkungan sekitarnya.
“Ajang ini bukan hanya melahirkan generasi muda berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki tujuan hidup yang jelas, positif, serta tidak membiarkan dirinya rusak, baik secara fisik, mental, maupun intelektual,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh remaja di Kabupaten Balangan untuk terus mengembangkan potensi diri, berani bermimpi besar, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Wildan dan Ida Auliyanti berhasil terpilih sebagai Duta Genre Kabupaten Balangan 2026. Keduanya akan mengemban tugas sebagai duta edukasi bagi remaja melalui Program Genre.
“Pastinya kami sangat senang dan bersyukur. Sebagai Duta Genre Kabupaten Balangan 2026, kami yakin bisa membawa perubahan bagi generasi berencana di Kabupaten Balangan,” ujar Wildan dan Ida.
Keduanya mengaku akan mempersiapkan diri dengan memperdalam materi seputar Program Genre serta meningkatkan kemampuan komunikasi agar dapat menyampaikan edukasi kepada masyarakat secara efektif.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada DP3AP2KBPMD Kabupaten Balangan, Munisih, mengatakan Program Genre bertujuan membekali remaja agar mampu mengambil keputusan secara bijak serta terhindar dari berbagai risiko yang dapat memengaruhi masa depan mereka.
Ia berharap Duta Genre tidak hanya menjadi simbol, tetapi mampu hadir sebagai pendidik sebaya, motivator, dan penggerak perubahan di lingkungan sekolah, organisasi kepemudaan, keluarga, maupun masyarakat. (Rv)
















