MAKKAH – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi memasuki tahap akhir. Hingga Minggu (21/6/2026), sekitar dua pertiga jemaah dan petugas haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air, sementara pergerakan jemaah yang masih berada di Makkah menuju Madinah terus berlangsung.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengatakan operasional penyelenggaraan haji saat ini memasuki hari ke-62 sekaligus hari ke-20 fase pemulangan jemaah.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia terus berlangsung dengan baik. Hingga hari ini, sebanyak 347 kloter telah tiba di Tanah Air dengan membawa 134.484 jemaah dan 1.388 petugas. Total kedatangan mencapai 135.872 orang atau sekitar 66 persen,” ujarnya dalam konferensi pers operasional haji di Makkah.
Maria menjelaskan, mayoritas jemaah yang telah kembali merupakan bagian dari gelombang pertama yang diberangkatkan melalui Bandara Jeddah. Sementara itu, pemulangan gelombang kedua melalui Bandara Madinah juga terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah masih berlangsung dan akan segera berakhir. Kemenhaj pun meminta seluruh jemaah yang masih berada di Makkah untuk mempersiapkan keberangkatan dengan baik agar proses perpindahan berjalan lancar.
“Kami meminta seluruh jemaah yang masih berada di Makkah agar menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan menuju Madinah, mempersiapkan koper dan barang bawaan lebih awal, memastikan dokumen perjalanan tersimpan dengan aman, serta tetap berada dalam koordinasi ketua kloter dan petugas,” katanya.
Selain memastikan kelancaran perjalanan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi fisik menjelang kepulangan ke Indonesia. Cuaca panas dan aktivitas ibadah yang cukup padat dinilai membuat jemaah perlu lebih memperhatikan kesehatan.
Maria menuturkan bahwa jemaah yang telah berada di Madinah diimbau memanfaatkan waktu untuk beribadah secara proporsional serta tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berlebihan.
“Pilih aktivitas sesuai kemampuan tubuh, cukup beristirahat, menjaga pola makan dan kebutuhan cairan, serta mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan,” ujarnya.
Menjelang kepulangan, Kemenhaj juga kembali mengingatkan jemaah untuk memastikan seluruh dokumen perjalanan tersimpan dengan baik serta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.
“Kami kembali mengingatkan agar jemaah tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing,” tegas Maria.
Ia menambahkan, pemerintah mengapresiasi kedisiplinan jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini. Apresiasi juga diberikan kepada para petugas haji, tenaga kesehatan, serta Pemerintah Arab Saudi yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
“Saya berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan membawa nilai-nilai kemabruran untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali dari Tanah Suci,” tutupnya.















