PARINGIN – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung kinerja kelembagaan terus dilakukan Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi informasi guna menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.
Transformasi digital tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat tata kelola administrasi internal, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam proses pembangunan daerah melalui DPRD.
Sekretaris DPRD Kabupaten Balangan, Akhmad Fauzi, mengatakan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Inovasi yang kami kembangkan bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi, memperkuat keterbukaan informasi publik, serta mempermudah masyarakat menyampaikan aspirasi kepada DPRD,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, sejumlah inovasi telah dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara lebih optimal.
“Salah satunya adalah Sipakat atau Sistem Informasi Penjaringan Aspirasi Masyarakat yang memungkinkan warga menyampaikan usulan, masukan, dan aspirasi secara lebih mudah dan terintegrasi,” sambungnya.
Selain itu, Sekretariat DPRD juga menghadirkan Arwana (Arsip Setwan Arsip) untuk memperkuat sistem pengelolaan dokumen dan arsip agar lebih tertata, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan.
Di bidang keterbukaan informasi, inovasi Bapinanduan atau Berita Pimpinan dan Anggota Dewan dikembangkan sebagai sarana publikasi kegiatan DPRD sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan transparan.
Sementara itu, pelaksanaan rapat kerja kini didukung melalui SapatBapaja, sebuah sistem absensi elektronik yang membantu proses administrasi rapat menjadi lebih tertib dan terdokumentasi dengan baik.
Adapun kegiatan keprotokolan difasilitasi melalui Sistem Protokoler (Sipro) yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan agenda pimpinan dan anggota dewan.
Akhmad Fauzi menjelaskan bahwa pengembangan berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.
“Kami berharap inovasi ini memberi manfaat nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD secara lebih optimal,” katanya.
Ia menambahkan, digitalisasi pelayanan bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga upaya menghadirkan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Sekretariat DPRD Kabupaten Balangan optimistis dapat memperkuat kualitas pelayanan kelembagaan, meningkatkan efisiensi administrasi, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.















