BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) atau PAM Bandarmasih menggandeng Jurusan Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk melaksanakan Survei Kepuasan Pelanggan dan survei kebutuhan air masyarakat (real demand) selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 Juni 2026.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperoleh data riil di lapangan guna meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memetakan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Banjarmasin secara lebih akurat.
Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda), Zulbadi mengatakan survei tersebut merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan pengembangan layanan perusahaan ke depan.
“Melalui survei ini, kami ingin mendapatkan gambaran nyata terkait tingkat kepuasan pelanggan sekaligus mengetahui kebutuhan air masyarakat secara langsung. Data ini sangat penting sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan perusahaan,” ujarnya.
Menurut Zulbadi, hasil survei nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun berbagai langkah strategis perusahaan, baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan maupun memperluas cakupan layanan air bersih kepada masyarakat.
“Dari data tersebut, kami bisa menentukan langkah strategis seperti peningkatan kapasitas produksi, perbaikan kualitas air, hingga peningkatan tekanan distribusi ke pelanggan. Semua itu tentu berbasis data agar lebih tepat sasaran,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, survei melibatkan sekitar 70 mahasiswa Jurusan Statistika FMIPA ULM yang bertugas sebagai surveyor lapangan. Mereka akan mendatangi masyarakat secara langsung untuk mengumpulkan data dan informasi terkait pelayanan air bersih serta kebutuhan air di berbagai wilayah Kota Banjarmasin.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, PAM Bandarmasih mengimbau masyarakat agar dapat menerima para surveyor dengan baik serta memberikan informasi yang akurat sesuai kondisi sebenarnya.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan ini dengan memberikan informasi yang jujur dan terbuka. Karena keakuratan data sangat menentukan hasil pemetaan dan kualitas kebijakan yang akan diambil,” jelas Zulbadi.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan ULM merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membangun sinergi dengan kalangan akademisi guna menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami akan terus membuka ruang kolaborasi, baik dengan perguruan tinggi, media, LSM, maupun seluruh stakeholder di Kota Banjarmasin. Semua ini kami lakukan untuk satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui survei yang berlangsung selama sebulan penuh tersebut, PAM Bandarmasih berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat kepuasan pelanggan dan kebutuhan air masyarakat, sehingga mampu menghadirkan layanan air bersih yang lebih optimal, berkualitas, dan berkelanjutan bagi warga Kota Banjarmasin. (Ilh)
















