Paringin – Pemerintah Kabupaten Balangan terus memperkuat digitalisasi layanan kepegawaian melalui inovasi yang dikembangkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balangan.
Setelah meluncurkan aplikasi mutasi internal SIMUDIN, BKPSDM kembali menghadirkan inovasi baru berupa Sistem Informasi Mutasi Antarinstansi (SIMANTAN).
SIMANTAN dirancang untuk memfasilitasi pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajukan mutasi antarinstansi, baik bagi ASN di lingkungan Pemkab Balangan yang ingin pindah ke luar daerah maupun PNS dari luar daerah yang hendak mutasi masuk ke Kabupaten Balangan.
Selain menjadi sarana pengajuan secara daring, aplikasi tersebut juga berfungsi memantau proses usulan mutasi hingga pengarsipan Surat Keputusan (SK) mutasi secara digital.
Dengan sistem tersebut, BKPSDM, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan ASN pengusul dapat memantau perkembangan proses secara transparan dan terintegrasi.
Aplikasi berbasis web itu dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk telepon genggam tanpa memerlukan instalasi tambahan. Konsep mobile friendly diharapkan memudahkan ASN dalam mengakses layanan kapan saja dan di mana saja.
SIMANTAN dikembangkan secara mandiri oleh Analis SDM Aparatur BKPSDM Balangan, Reza Fahdina, sebagai pengembang aplikasi dan Mariana Puspita Dewi selaku penanggung jawab layanan mutasi sekaligus perancang proses bisnis sistem.
Mariana Puspita Dewi pada Sabtu (28/3/2026) mengatakan pengembangan aplikasi tersebut telah lama direncanakan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian di lingkungan pemerintah daerah.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat SIMANTAN akan disosialisasikan kepada para pengelola kepegawaian agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Reza Fahdina menegaskan pengembangan aplikasi bukan semata untuk mengikuti lomba inovasi, melainkan sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kepegawaian.
Ia juga menyebut pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, turut membantu mempercepat proses pengembangan sistem.
Kepala BKPSDM Balangan, Sufriannor, menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi tersebut. Menurutnya, langkah ini menunjukkan ASN Balangan tetap produktif dan kreatif di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Dengan hadirnya SIMANTAN, Pemerintah Kabupaten Balangan diharapkan mampu menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan ASN di era digital. (Rv)
















