BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengajak masyarakat memulai perubahan dalam pengelolaan sampah dari lingkungan terdekat, terutama rumah tangga.
Ajakan ini disampaikan Wali Kota Muhammad Yamin HR dalam kegiatan deklarasi pilah sampah di Halaman Balai Kota, Kamis (23/4/2026).
“Mari kita mulai dari diri sendiri dan dari keluarga,” ujarnya.
Ia menegaskan, perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam penanganan sampah, termasuk membiasakan pemilahan dan mengurangi penggunaan plastik. Menurutnya, gerakan ini tidak boleh berhenti pada seremoni semata.
“Saya minta kita kompak mendorong pemilahan dari sumber dan mengelola sampah langsung dari sumber awal,” tegasnya.
Kegiatan deklarasi tersebut diikuti berbagai elemen, mulai dari jajaran pemerintah, aparat wilayah, hingga pelaku usaha dan pegiat lingkungan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan bersama dalam penanganan sampah.
Dalam kesempatan itu, Yamin juga menekankan bahwa persoalan sampah harus ditangani secara terpadu dan berkelanjutan. Ia menyebut keterlibatan semua pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara terencana,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, pemerintah kota turut mengukuhkan trainer Agen 3R serta menyerahkan alat pengolahan kompos rumah tangga. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat implementasi pengelolaan sampah berbasis sumber di lapangan.
Melalui deklarasi ini, Pemko Banjarmasin mendorong pergeseran sistem dari pola kumpul-angkut-buang menuju pengolahan sejak dari sumber, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih bersih dan sehat.













