BANJARMASIN – Pelaku usaha di Kota Banjarmasin mendapat dorongan untuk semakin mengembangkan produk yang memenuhi standar halal. Hal tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperkuat ekosistem industri halal yang tahun ini mendapat apresiasi melalui Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026.
Dalam ajang yang digelar Kementerian Perindustrian Republik Indonesia tersebut, Pemko Banjarmasin meraih Terbaik II kategori Lembaga Pemerintahan, subkategori Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang Memberikan Dukungan Program Halal Terbaik.
Penghargaan diserahkan di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR diwakili Asisten II, Taufik Rivani, bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana, dalam menerima penghargaan tersebut.
Penguatan industri halal menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM dan IKM untuk meningkatkan daya saing. Produk yang telah memenuhi ketentuan halal dinilai memiliki nilai tambah karena memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih kepada konsumen.
Pemko Banjarmasin pun memiliki ruang yang cukup besar untuk mendorong pelaku usaha agar tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan aspek legalitas, kualitas dan pemenuhan standar produk. Pendampingan terkait sertifikasi halal menjadi bagian penting agar semakin banyak produk lokal mampu masuk ke pasar yang lebih luas.
Penghargaan IHYA 2026 tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan berbagai program yang telah berjalan. Dukungan terhadap pelaku usaha diharapkan terus diperkuat melalui pembinaan, pendampingan serta peningkatan pemahaman mengenai industri halal.
Dengan ekosistem halal yang semakin kuat, produk UMKM dan IKM Banjarmasin diharapkan mampu memiliki daya saing lebih tinggi. Pada akhirnya, pengembangan sektor tersebut tidak hanya berkaitan dengan sertifikasi produk, tetapi juga dapat membuka peluang pasar dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.















