BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi membuka pelaksanaan program Tahun Anggaran 2026 dengan menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penyerahan DPA ini menjadi penanda dimulainya tanggung jawab konkret pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menegaskan, penyerahan DPA bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen untuk segera mengeksekusi seluruh program yang telah direncanakan.
“Dengan diserahkannya DPA hari ini, seluruh SKPD wajib segera bekerja, mempercepat pelaksanaan program, dan memastikan anggaran terserap secara optimal, efektif, serta tepat sasaran,” tegas Yamin saat kegiatan di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (6/1/2026).
Yamin menekankan, tantangan utama pemerintah daerah saat ini bukan lagi terletak pada besar kecilnya anggaran, tetapi pada kualitas belanja daerah.
Ia mengingatkan agar tahun 2026 menjadi momentum perubahan pola pikir, dari sekadar mengejar serapan anggaran menjadi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Setiap rupiah yang dikelola harus memberi dampak nyata, baik dalam bentuk infrastruktur yang layak, peningkatan layanan publik, pengurangan kemiskinan, maupun penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Dalam arahannya, Wali Kota menekankan lima hal utama yang wajib menjadi perhatian SKPD, yakni penguatan perencanaan, fokus pada program prioritas, disiplin administrasi, menghindari penumpukan realisasi di akhir tahun, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas anggaran.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Banjarmasin juga memberikan penghargaan kepada sejumlah SKPD serta pengelola keuangan dan barang milik daerah dengan kinerja terbaik.
Menurut Yamin, langkah ini bertujuan membangun budaya kompetisi sehat di lingkungan birokrasi.
“Ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN agar terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan kinerja program,” katanya.
Ia pun mengingatkan seluruh pengguna anggaran agar berhati-hati dan mencegah terjadinya kebocoran APBD.
“Mari bekerja keras, cerdas, mawas, tuntas, dan ikhlas,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Eddy Wibowo, memastikan secara administratif seluruh SKPD telah siap melaksanakan program. Menurutnya, dengan DPA di tangan, seluruh kegiatan sudah dapat langsung berjalan.
“Mulai hari ini semua kegiatan bisa dilaksanakan. Tidak ada lagi alasan keterlambatan karena administrasi,” ujarnya.
Penyerahan DPA 2026 ini menegaskan komitmen Pemkot Banjarmasin dalam mempercepat pelaksanaan program, memperkuat akuntabilitas, serta mendorong transparansi agar manfaat anggaran benar-benar dirasakan masyarakat.

Posting Komentar