BANJARBARU - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Program Rehabilitasi Sosial bagi Penerima Manfaat/Klien Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari Angkatan IX Tahun 2026.
Program rehabilitasi ini akan berlangsung selama enam bulan, terhitung mulai Januari hingga Juni 2026.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, mengatakan program rehabilitasi sosial tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup para penerima manfaat, agar mampu kembali berfungsi secara sosial di tengah masyarakat.
“Selama enam bulan ke depan, para klien akan mendapatkan berbagai bimbingan, mulai dari keterampilan dasar, pembinaan fisik, mental, spiritual, hingga sosial. Seluruh materi ini menjadi bekal penting untuk hidup mandiri setelah keluar dari panti,” ujar Farhanie di Banjarbaru, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, PRSTS Barakat Cangkal Bacari menyediakan lima jurusan keterampilan dasar yang dapat dipilih oleh para klien, yaitu Tata Busana, Tata Rias, Tata Boga, Bengkel Motor, dan Barbershop.
Selain itu, panti juga memberikan keterampilan tambahan berupa home industri sasirangan, pengolahan kain perca, produksi air minum, bordir, komputer, serta bimbingan kewirausahaan.
Menurut Farhanie, pembinaan dalam program rehabilitasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan kerja, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian klien.
Pembinaan fisik dilakukan melalui kegiatan senam aerobik, sementara pembinaan mental dan sosial meliputi bimbingan kepribadian, kedisiplinan, sosial kemandirian, serta layanan psikologi.
“Untuk pembinaan spiritual keagamaan, para klien dibekali dengan kegiatan sholat berjamaah, baca tulis Al-Qur’an, pendidikan agama, hingga kesenian rebana. Hal ini penting agar tercipta keseimbangan antara keterampilan, mental, dan spiritual,” tambahnya.
Farhanie menegaskan, setelah dinyatakan lulus dari panti, para klien akan mendapatkan bantuan stimulan berupa barang atau bantuan usaha sesuai dengan jurusan keterampilan yang diikuti. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal untuk membuka usaha secara mandiri.
“Kami berharap bantuan usaha ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, sehingga setelah keluar dari panti, para klien mampu mandiri secara ekonomi, tidak bergantung pada orang lain, serta menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Pada Angkatan IX Tahun 2026 ini, PRSTS Barakat Cangkal Bacari menampung sebanyak 81 orang klien, terdiri dari 55 klien perempuan dan 26 klien laki-laki, yang seluruhnya akan mengikuti program rehabilitasi sosial secara terpadu. (MC Kalsel)

Posting Komentar