BANJAR – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Awang Bangkal Barat menandai langkah awal penguatan kelembagaan dengan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Kaca Kampung Putra Bulu, Minggu (15/2/2026), menjadi RAT perdana sejak koperasi tersebut berdiri.
Ketua KDMP Awang Bangkal Barat, Ahmad Artoni, menyampaikan bahwa pelaksanaan RAT merupakan tonggak penting bagi koperasi yang bergerak di sektor pertambangan dan telah menghimpun lebih dari dua ribu anggota.
“RAT ini bukan sekadar kewajiban organisasi, tetapi momentum bagi kita semua untuk menilai kinerja pengurus dan menyepakati arah pengembangan koperasi agar semakin sehat dan memberi manfaat nyata bagi anggota,” ujar Artoni.
Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi juga oleh keterlibatan aktif anggota serta dukungan pemerintah desa.
“Karena itu kami mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun koperasi desa,” lanjutnya.
Pelaksanaan RAT tersebut juga mendapat apresiasi dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Saya menilai RAT perdana KDMP Awang Bangkal Barat ini sebagai indikator positif penerapan tata kelola koperasi yang akuntabel dan transparan,” kata Kepala Bidang Kelembagaan, Bambang Dedi Mulyadi.
Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 2.013 Koperasi Merah Putih di Kalsel, termasuk KDMP Awang Bangkal Barat, yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Bidang Perkoperasian, Muryani Hastuti. Ia menilai ketepatan waktu pelaksanaan RAT mencerminkan komitmen pengurus dalam menjalankan prinsip-prinsip koperasi secara bertanggung jawab.
“Koperasi desa memiliki peran strategis dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Pengurus diharapkan mampu mengelola koperasi secara profesional, tertib administrasi, serta mengembangkan usaha yang berkelanjutan sesuai kebutuhan anggota,” pungkasnya.
.












