BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) sepakat mencapai kerja sama peningkatan daya kelistrikan Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, dan General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, di kediaman pribadi Wakil Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Selasa petang (20/1/2026).
Pertemuan tersebut secara khusus membahas peningkatan pasokan listrik Stadion 17 Mei agar tidak lagi mengalami kendala saat penyelenggaraan pertandingan, terutama untuk kebutuhan pencahayaan stadion dan fasilitas pendukung lainnya.
Dalam kesempatan itu, pihak PLN menyatakan komitmennya untuk meningkatkan daya listrik stadion secara signifikan.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan peningkatan daya listrik ini merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap program pemerintah daerah.
“Pertemuan hari ini memberikan berkah bagi kita semua. PLN Kalselteng selalu mendukung program pemerintah daerah. Terkait Stadion 17 Mei, PLN akan melayani listrik sebesar 345 kVA sehingga dapat meng-cover seluruh kebutuhan listrik stadion,” ujar Iwan.
Ia juga menegaskan kesiapan PLN untuk memberikan pendampingan teknis jika diperlukan, termasuk penyediaan sistem pengamanan kelistrikan.
“Jika diperlukan, kami siap mendampingi dan menyiapkan UPS sebagai pengaman kelistrikan,” tambahnya.
Selama ini, Stadion 17 Mei hanya memperoleh pasokan listrik sebesar 16.500 watt yang ditunjang dua unit genset. Kondisi tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan listrik saat pertandingan berlangsung.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi dukungan PLN terhadap aset milik pemerintah daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa Stadion 17 Mei merupakan fasilitas publik yang harus dilindungi dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Iwan dan jajaran PLN. Stadion 17 Mei adalah stadion kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan sejak tahun 1974, dan pada tahun 2019 telah transmisi sehingga kembali dapat digunakan,” ujar Hasnuryadi.
Ia menambahkan, Stadion 17 Mei merupakan aset milik masyarakat Kalimantan Selatan.
“Aset ini adalah milik rakyat. Kami sebagai pelayan masyarakat berkewajiban menjaga dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Dukungan PLN ini semata-mata untuk membahagiakan masyarakat Banua melalui olahraga, khususnya sepak bola,” tutupnya.
Peningkatan layanan kelistrikan Stadion 17 Mei ini menjadi wujud nyata sinergi antara PLN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kenyamanan serta kelancaran berbagai kegiatan olahraga dan hiburan bagi masyarakat Banua. (Ih)













