BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan kehormatan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., pada Selasa (13/1/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam penguatan transformasi layanan perpustakaan sekaligus peningkatan peran pustakawan di daerah.
Kedatangan Kepala Perpusnas disambut langsung oleh Kepala Dispersip Kalsel Sri Mawarni, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pejabat struktural dan pustakawan di lingkungan Dispersip.
Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan literasi di Kalimantan Selatan.
Sri Mawarni menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi jajaran Dispersip untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.
Ia berharap sinergi antara Dispersip Kalsel dan Perpustakaan Nasional dapat terus terjalin guna mendorong kemajuan literasi di daerah.
“Kunjungan Kepala Perpusnas menjadi motivasi besar bagi kami. Kami berharap adanya dukungan dan dorongan berkelanjutan dari pemerintah pusat untuk penguatan literasi di Kalimantan Selatan,” ujar Sri Mawarni.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. E. Aminudin Aziz meninjau langsung berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Palnam. Ia juga berdialog dengan para pustakawan dalam sesi diskusi yang mengusung tema “Membangun Jenama Baru Pustakawan”.
Melalui dialog tersebut, Prof. E. Aminudin menekankan pentingnya transformasi citra pustakawan sebagai profesi yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, pustakawan harus mampu berperan sebagai agen perubahan, pengelola pengetahuan, serta mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Pustakawan tidak hanya bertugas melayani, tetapi juga harus berpikir kreatif dalam meningkatkan kinerja perpustakaan serta menarik minat baca,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa pustakawan dituntut untuk terus berinovasi dan tidak terpaku pada pola pelayanan konvensional. Transformasi layanan berbasis digital dan pendekatan yang lebih kreatif dinilai menjadi kunci agar perpustakaan tetap diminati.
Dialog yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun jenama pustakawan yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing di era digital.
Selain itu, Kepala Perpusnas turut memberikan motivasi agar para pustakawan terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
Pada akhir kunjungan, Prof. E. Aminudin Aziz mengapresiasi fasilitas Dispersip Kalsel yang dinilai sudah baik dan lengkap.
Ia mendorong agar seluruh sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan minat baca dan penguatan literasi di Kalimantan Selatan. (Adv/Ilh)

















