BANJARMASIN – Polresta Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengawasan intensif terhadap proses panen jagung di lahan rawa kawasan Jalan Gubernur Syarkawi KM 5, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Meski lahan penanaman jagung sempat terendam banjir beberapa waktu lalu, Polresta Banjarmasin tetap berhasil melaksanakan panen jagung secara bertahap sejak 17 Januari 2026. Panen dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan hasil panen tetap maksimal.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kabag SDM Polresta Banjarmasin Kompol Kusdarmaji mengatakan, penanaman jagung di lahan rawa basah memerlukan perhatian dan pengawasan ekstra.
“Penanaman jagung di lahan rawa tentu membutuhkan pengelolaan yang lebih intensif. Karena itu, kami terus memantau perkembangan tanaman setiap hari agar kondisi jagung tetap terjaga dan hasil panen maksimal,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Dalam pengelolaannya, Polresta Banjarmasin juga bekerja sama dengan kelompok tani setempat guna memastikan perawatan tanaman dilakukan secara optimal.
Kompol Kusdarmaji menjelaskan, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 11 hektare yang mulai ditanami sejak 11 Oktober 2025. Saat ini, panen telah dilakukan di lahan seluas 7 hektare, sementara 4 hektare lainnya masih menunggu waktu panen.
“Kami memprioritaskan panen di lahan yang sebelumnya sempat terendam banjir, sebagai langkah antisipasi agar hasil panen tidak rusak,” jelasnya.
Lahan penanaman jagung tersebut merupakan bentuk dukungan dari Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan mengingat keterbatasan lahan pertanian yang dimiliki Polresta Banjarmasin.
Menurut Kompol Kusdarmaji, proses panen masih berlangsung dan membutuhkan waktu beberapa hari ke depan, sehingga jumlah hasil panen secara keseluruhan belum dapat dipastikan.
“Ini merupakan bukti keseriusan Polresta Banjarmasin dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Insyaallah kami optimistis hasil panen jagung ini maksimal dan memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.














