BANJAR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggencarkan program promosi minat baca dan literasi di awal tahun 2026. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) yang menyasar sekolah-sekolah dasar di wilayah Kabupaten Banjar.
Pada Rabu (14/1/2026), Dispersip Kalsel menerjunkan dua unit mobil Pusling yang membawa ratusan koleksi buku bacaan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kayu Bawang 1 yang berlokasi di Jalan Irigasi, Kecamatan Gambut. Beragam buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga bacaan edukatif disediakan untuk menarik minat siswa.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program peningkatan literasi tersebut disambut antusias para peserta didik. Para siswa tampak bersemangat memilih, meminjam, serta membaca buku-buku yang tersedia di mobil perpustakaan keliling.
Pelaksana Tugas Kepala SDN Kayu Bawang 1, Husna Hidayah, mengapresiasi kehadiran layanan Pusling di sekolahnya. Ia menilai program ini sangat membantu dalam menunjang proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan minat baca siswa sejak dini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Perpustakaan Keliling ke sekolah kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membuat anak-anak lebih bersemangat untuk membaca,” ujarnya di sela kegiatan.
Hal senada juga disampaikan salah seorang guru di sekolah tersebut. Menurutnya, layanan Pusling memberikan pengalaman baru bagi siswa, terutama dengan tersedianya koleksi buku bacaan yang lebih beragam dibandingkan yang ada di perpustakaan sekolah.
“Anak-anak terlihat sangat senang karena bisa membaca buku-buku baru. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin ke sekolah kami,” tuturnya.
Tidak hanya menyasar SDN Kayu Bawang 1, pada hari yang sama dua unit mobil Perpustakaan Keliling lainnya juga menyambangi SDN Sungai Tuan Ulun 2 di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.
Kehadiran Pusling di sekolah tersebut juga mendapat sambutan hangat dari para siswa yang antusias mengikuti kegiatan membaca.
Melalui layanan Perpustakaan Keliling, Dispersip Kalsel berharap budaya literasi dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas perpustakaan. (Adv/Ilh)














