BANJARBARU – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah sebagai langkah untuk memperkuat semangat literasi, menjaga arsip, serta membangun peradaban yang lebih baik.
Ajakan tersebut disampaikan melalui ucapan resmi Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, S.Sos., M.Si, yang menekankan bahwa pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pesannya, Sri Mawarni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai pijakan untuk terus menyalakan semangat literasi demi mewujudkan masyarakat yang cerdas dan berdaya saing.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan terpercaya sebagai bagian dari upaya menjaga memori kolektif bangsa bagi generasi mendatang.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram. Mari jadikan momen hijrah di tahun yang baru ini sebagai pijakan untuk terus menyalakan semangat iqra demi mewujudkan masyarakat yang literat, sekaligus memantapkan amanah kita dalam menjaga memori kolektif bangsa melalui tata kelola arsip yang tertib, aman, dan terpercaya,” tulis Sri Mawarni dalam pesan resminya.
Ia berharap, di tahun baru Hijriah ini seluruh ikhtiar yang dilakukan dalam mengembangkan budaya literasi dan melestarikan arsip dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya arsip sebagai warisan informasi dan sejarah yang harus dijaga bersama.
Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat nilai-nilai keilmuan, integritas, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kalimantan Selatan. (Adv/Ilh)
















