BANJARBARU – Revitalisasi Stadion 17 Mei Banjarmasin terus dikebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan guna meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di Banua. Pembenahan tidak hanya difokuskan pada lintasan atletik, tetapi juga mencakup penggantian kursi tribun dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, pemerintah daerah menargetkan pembangunan lintasan lari atletik dapat diselesaikan pada akhir Juni 2026.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha mengatakan sebagian besar material lintasan sudah berada di lokasi stadion dan proses pengerjaan terus berjalan.
“Untuk lintasan atletik, progresnya terus berjalan dan ditargetkan selesai akhir Juni,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Selain lintasan, proses penggantian kursi stadion juga mulai dilakukan secara bertahap. Kursi lama akan diganti menggunakan model single seat yang lebih modern dan nyaman bagi penonton.
Menurut Ryan, pemasangan kursi saat ini masih berada pada tahap awal karena sebelumnya dilakukan pembongkaran dan pengukuran ulang tribun stadion.
“Progres pemasangan kursi sekitar 20 persen dan seluruh kursi nantinya diganti baru,” katanya.
Ia menjelaskan pengadaan kursi dilakukan bertahap, termasuk proses produksi berdasarkan segmen warna yang telah direncanakan.
Tak hanya memperbarui tribun dan lintasan, Pemprov Kalsel juga menyiapkan fasilitas olahraga lain di kawasan stadion, seperti area cabang atletik untuk tolak peluru dan lempar cakram.
“Pemerintah daerah menargetkan fasilitas lintasan atletik Stadion 17 Mei nantinya memenuhi standar nasional sehingga dapat digunakan untuk latihan atlet maupun penyelenggaraan event olahraga,” bebernya.
Selain itu, pembenahan akses menuju tribun VVIP dan sistem drainase stadion juga masuk dalam perencanaan guna menunjang kenyamanan serta keamanan pengunjung.
Ryan menambahkan penggunaan lintasan nantinya tetap akan mengikuti petunjuk teknis dan perawatan dari pihak pelaksana proyek setelah proses serah terima dilakukan.
“Semua penggunaan fasilitas akan diatur sesuai standar perawatan agar kualitas lintasan tetap terjaga,” tutupnya.
Dengan revitalisasi tersebut, Stadion 17 Mei diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan olahraga yang lebih representatif sekaligus mendukung perkembangan prestasi atlet Kalimantan Selatan.
















