BANJARMASIN – Persiapan kafilah Banjarmasin menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Tahun 2026 terus dimatangkan Pemerintah Kota Banjarmasin, termasuk melalui penyaluran uang pembinaan bagi peserta Pra MTQ.
Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkot memastikan proses administrasi penyaluran dana pembinaan masih berjalan sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.
Kepala Bagian Kesra Kota Banjarmasin, Juli Khair, menjelaskan dana tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu kesiapan peserta menghadapi MTQ tingkat provinsi.
“Dana untuk peserta Pra MTQ merupakan uang pembinaan yang disiapkan sebagai bentuk dukungan bagi peserta dalam persiapan menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Tahun 2026,” ujarnya.
Ia mengatakan anggaran pembinaan disalurkan melalui skema hibah kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), sebelum diteruskan kepada peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Juli Khair, proses pencairan saat ini masih dalam tahap penyesuaian administrasi menyusul adanya perubahan pejabat penandatangan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
“Proses pencairan hibah tetap berjalan dan saat ini dilakukan penyesuaian administrasi terkait perubahan pejabat penandatangan NPHD,” katanya.
Selain itu, ia menyebut alokasi anggaran hibah pada Bagian Kesra berada di Mei Tahun Anggaran 2026 sehingga proses penyaluran menyesuaikan tahapan administrasi dan penganggaran yang sedang berlangsung.
Kesra Kota Banjarmasin juga memastikan informasi mengenai mekanisme penyaluran sudah disampaikan kepada peserta melalui grup WhatsApp MTQ sejak 1 Mei 2026 dan kembali dijelaskan saat pembukaan Training Center (TC) Kafilah MTQ pada 14 Mei 2026.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap program pembinaan tersebut dapat mendukung kesiapan peserta sehingga mampu memberikan hasil terbaik saat mewakili daerah pada MTQ Tingkat Provinsi Tahun 2026.















