Balangan – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, H. Rahmi, memperkuat koordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan yang baru, Fakhrianto, melalui pertemuan konsultasi perdana yang dilaksanakan pada Selasa (10/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, H. Rahmi menyampaikan sejumlah hal terkait peran, program, dan perkembangan BPBD Balangan, termasuk posisi strategis Sekda dalam struktur kelembagaan BPBD.
“Kami melakukan konsultasi dan koordinasi perdana dengan Pak Sekda untuk menyampaikan beberapa hal. Pertama mengenai posisi Sekda di dalam struktur BPBD, dan alhamdulillah beliau sangat mendukung serta memahami peran BPBD,” ujarnya.
Selain itu, BPBD Balangan juga memaparkan perkembangan Program Kencana atau Kecamatan Tangguh Bencana yang telah dideklarasikan pada Oktober 2025 dan resmi terdaftar di Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan.
Menurut Rahmi, dalam pelaksanaan Program Kencana tersebut, Sekda memiliki peran penting dalam koordinasi lintas sektor guna mendukung penguatan ketangguhan daerah terhadap bencana.
“Yang kedua, kami menyampaikan tentang Program Kencana yang telah terregistrasi resmi di Kemendagri, dimana Pak Sekda memegang peran penuh dalam koordinasi pelaksanaan program tersebut,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, BPBD Balangan juga menyerahkan buku khas BPBD Balangan berjudul BERLIAN atau Berita Ringan dan Liputan Aktual BPBD Balangan edisi pertama dan kedua.
Buku tersebut memuat dokumentasi program dan kegiatan BPBD Balangan yang telah dipublikasikan melalui berbagai media selama satu tahun anggaran.
“Kehadiran buku BERLIAN ini merupakan histori literasi kebencanaan BPBD Balangan yang mendokumentasikan seluruh proses kegiatan selama satu tahun melalui pemberitaan dan liputan aktual,” tambah Rahmi.
Ia menyebutkan, Sekda Balangan menyambut baik penerbitan buku tersebut sebagai bentuk dokumentasi historis dan rekam jejak penanganan kebencanaan di Kabupaten Balangan.
Sementara itu, Sekda Balangan, Fakhrianto, mengapresiasi kinerja BPBD Balangan, termasuk inovasi literasi melalui penerbitan buku BERLIAN.
Menurutnya, buku tersebut menjadi sumber informasi yang valid dan sistematis terkait berbagai proses penanganan bencana yang telah dilakukan BPBD Balangan.
“Buku BERLIAN ini bisa menjadi sumber bacaan yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi yang valid dan akurat mengenai proses penanganan bencana di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Ia berharap buku tersebut dapat menjadi kontribusi BPBD Balangan dalam mendukung pengembangan literasi, khususnya di bidang kebencanaan.
“Mudah-mudahan ini menjadi sumbangsih BPBD kepada dunia literasi, khususnya di bidang urusan kebencanaan di Kabupaten Balangan,” pungkasnya.
Selain kepada Sekda Balangan, BPBD Balangan juga menyerahkan Buku BERLIAN kepada Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian M. Nor serta mantan Penjabat Sekda Balangan yang kini menjabat Kepala BKPSDM, H. Sufriannor. (Sal)
















