Balangan- Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Balangan terus meningkatkan transparansi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) melalui penerapan aplikasi Sistem Pengamanan dan Penomoran Barang Milik Daerah (Simandor BMD).
Inovator Simandor BMD, Kamrani, mengatakan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan penting di era globalisasi guna menghadirkan keterbukaan informasi publik, khususnya dalam pengelolaan aset daerah.
Menurutnya, seiring meningkatnya jumlah aset Pemerintah Kabupaten Balangan, diperlukan sistem pengelolaan dan pengawasan yang akurat serta transparan agar aset daerah dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Keterbukaan informasi BMD mencakup kepemilikan aset dan fungsi penggunaannya yang dapat diakses publik,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Melalui Simandor BMD, pengamanan dan penomoran aset dilakukan menggunakan QR Code yang terhubung langsung dengan database aset daerah. Masyarakat cukup memindai kode tersebut untuk memperoleh informasi detail terkait aset milik pemerintah daerah.
Dengan sistem tersebut, masyarakat juga dapat berperan aktif dalam pengawasan penggunaan fasilitas umum milik daerah sehingga pengelolaan aset menjadi lebih terbuka dan akuntabel.
“Simandor BMD dapat diunduh melalui Play Store. Inovasi ini diharapkan mampu meminimalkan permasalahan pengamanan, pencatatan, dan pemeliharaan aset daerah,” jelasnya.
Penerapan aplikasi Simandor BMD diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola Barang Milik Daerah secara berkelanjutan sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan aset di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan. (Sal)
















