BALANGAN – Pasar Murah perdana tahun 2026 yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan di Desa Tundi, Kecamatan Awayan, mendapat sambutan antusias dari masyarakat, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi angin segar bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Pasar murah ini dilaksanakan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut juga terlaksana melalui kerja sama program Corporate Social Responsibility (CSR) Balangan Coal karena Desa Tundi termasuk wilayah ring satu perusahaan.
Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbit, mengatakan kondisi inflasi di Kabupaten Balangan saat ini masih tergolong terkendali dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dinilai aman.
“Harapannya, melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat, khususnya warga Desa Tundi, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Urusan Keuangan Desa Tundi, Muhammad Hasan, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang dinilai sangat membantu masyarakat desa.
“Kami dari pihak desa sangat berterima kasih atas diselenggarakannya pasar murah ini. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa kembali diadakan di Desa Tundi untuk membantu masyarakat,” katanya.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Salah seorang warga Desa Tundi, Rafikah, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, telur, bawang merah, dan bawang putih dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Alhamdulillah, sangat terbantu. Harganya memang lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar biasa,” ungkapnya. (Sal)
















