BANJARMASIN – Menjelang pelaksanaan MTQ Nasional XXXVII tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala, Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mempersiapkan para peserta terbaiknya melalui kegiatan Training Center (TC) kafilah.
Pembukaan TC dilaksanakan di POP! Hotel Banjarmasin, Kamis (14/5), dan dihadiri jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), perwakilan Kementerian Agama, para camat, serta peserta MTQ Kota Banjarmasin.
Asisten I Kesra Setdako Banjarmasin, Lukman Fadlun, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, mengatakan kegiatan pembinaan tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kafilah sebelum berlaga di tingkat provinsi.
Menurutnya, Training Center menjadi momentum penting bagi peserta untuk memperdalam kemampuan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi MTQ mendatang.
“Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Teriring doa dan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan hasil yang maksimal dalam meningkatkan kualitas para kafilah Kota Banjarmasin,” ucapnya.
Ia menilai peran LPTQ Kota Banjarmasin sangat penting dalam membina dan mempersiapkan peserta agar mampu tampil maksimal. Karena itu, Lukman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembinaan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPTQ Kota Banjarmasin atas pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan kerja keras kita semua dapat membuahkan hasil yang menggembirakan dan membanggakan bagi semua pihak,” lanjutnya.
Selain mengejar prestasi, Lukman juga mengingatkan para peserta agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperluas pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti pembinaan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Kepada seluruh kafilah, mohon agar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Tingkatkan pemahaman, pengetahuan, dan wawasan, serta berlatih lebih giat lagi demi mencapai hasil yang maksimal,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kota Banjarmasin Juli Khair menyebut pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan kafilah yang tidak hanya berprestasi di arena MTQ.
“Tetapi juga mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat,” tukasnya.
Melalui TC tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap para peserta dapat membawa nama daerah meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan Kota Banjarmasin di tingkat Kalimantan Selatan.















