BALANGAN – Ketersediaan cadangan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi potensi bencana di daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026 masih dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk membantu masyarakat apabila terjadi keadaan darurat.
Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, pemerintah daerah terus melakukan pengelolaan dan pemantauan stok cadangan pangan yang disimpan di gudang Perum Bulog.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balangan, Dewi Diniati, mengatakan bahwa stok cadangan pangan yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat seperti bencana alam.
Ia menjelaskan, hingga saat ini sisa cadangan pangan pemerintah daerah yang tersedia mencapai 118 ton.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan tambahan pengadaan sebesar 52 ton pada tahun 2026 yang nantinya akan disimpan di gudang Bulog.
“Saat ini sisa Cadangan Pangan Pemerintah Kabupaten Balangan tahun 2026 sebanyak 118 ton, ditambah dengan rencana pengadaan sebanyak 52 ton pada tahun ini yang penyimpanannya dilakukan di Bulog,” ujar Dewi, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, cadangan pangan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi bencana atau kondisi darurat yang berdampak pada masyarakat, seperti banjir maupun kebakaran.
Dewi menuturkan bahwa pada periode sebelumnya, cadangan pangan pemerintah telah dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Total penyaluran yang telah dilakukan mencapai sekitar 36 ton.
“Pemakaian cadangan pangan ini biasanya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana seperti banjir dan kebakaran. Sampai saat ini total yang telah digunakan sekitar 36 ton,” sebutnya.
Ia menambahkan, dengan ketersediaan stok saat ini serta rencana tambahan pengadaan pada tahun ini, pemerintah daerah optimistis cadangan pangan tersebut masih mencukupi untuk kebutuhan penanganan darurat selama satu tahun ke depan.
“Kami pastikan cadangan pangan yang tersedia saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan, khususnya untuk penanganan kondisi darurat di Kabupaten Balangan,” tukasnya.















