Plh Direktur Utama PAM Bandarmasih : PAM Bandarmasih telah terakreditasi dan siap menjamin kualitas air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat.BANJARMASIN – Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, PAM Bandarmasih terus berkomitmen meningkatkan kualitas distribusi air bersih.
alah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memastikan seluruh air yang disalurkan kepada pelanggan telah melalui pengujian kualitas di laboratorium milik PT Air Minum (AM) Bandarmasih yang kini resmi mengantongi Sertifikat ISO 17025 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Akreditasi ISO 17025 tersebut menjadi bukti bahwa laboratorium PAM Bandarmasih telah memenuhi standar kompetensi dan mutu internasional dalam pengujian laboratorium, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 tentang persyaratan kualitas air minum.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi mengatakan bahwa sertifikat ISO 17025 memiliki peran penting dalam menjamin mutu air yang didistribusikan kepada masyarakat Kota Banjarmasin.
“Melalui sertifikat ini, kami ingin memastikan bahwa metode dan proses pemeriksaan air yang kami distribusikan sudah diuji, diverifikasi, dan dilakukan oleh laboratorium yang menerapkan sistem serta metode sesuai standar ISO 17025,” ujar Zulbadi.
Ia menegaskan, dengan diperolehnya sertifikat tersebut, laboratorium PAM Bandarmasih kini telah mandiri dan siap melakukan pengujian kualitas air sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
“Artinya, seluruh air yang kami distribusikan kepada pelanggan telah melalui uji laboratorium yang mencakup aspek kimia, fisika, dan biologi, sehingga aman dan sehat untuk digunakan masyarakat,” jelasnya.
Zulbadi menekankan bahwa sertifikasi ISO 17025 bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam menjamin air bersih yang layak konsumsi bagi warga Banjarmasin.
“Ini bukan untuk gaya-gayaan. Sertifikat ini adalah komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan, terutama yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, PAM Bandarmasih juga melihat peluang pengembangan usaha dari laboratorium terakreditasi tersebut, salah satunya dengan membuka layanan uji laboratorium bagi pihak eksternal.
“Kami berpeluang menerima pengujian sampel dari luar untuk 12 parameter yang telah tercakup dalam sertifikat ISO 17025. Ini tentu bisa menjadi unit usaha tambahan bagi PAM Bandarmasih,” pungkasnya. (Ilh)












